Senin, 11 Juni 2012

KRI DEWARUCI IKUTI LOMBA MASAK DAN BOLA PANTAI DI NORFOLK, VIRGINIA, AMERIKA SERIKAT


 
Norfolk-Berbagai kegiatan dan lomba digelar dalam rangkaianOperation Sail (Opsail) 2012 Virginia dan pada hari Sabtu (09/06/12) KRI Dewaruci mengikuti pertandingan sepak bola pantai dan lomba masak.
Sepak bola pantai dilaksanakan di Virginia Beach, tim KRI Dewaruci memikul nama Indonesia melawan tuan rumah melalui perwakilan dari awak kapal USCG Eagle dengan skor terakhir 8-5 dimenangkan oleh tim KRI Dewaruci. Pertandingan kedua, tim KRI dewaruci melawan negara Mexico dari tim kapal layar Cuauhtemox dengan skor terakhir 7-4 dimenangkan tim dari Mexico. Pertandingan sangat meriah dan awak kapal sangat bersemangat karena Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto hadir ditengah-tengah mereka. Tim sepakbola kemudian melanjutkan pertarungan pada hari Minggu (10/06/12) di tempat yang sama.
Sementara tim sepakbola bertanding, di kapal layar kebanggaan bangsa Indonesia ini dilaksanakan juga lomba masak antar koki kapal. Lomba masak dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Logistik (Kadeplog), Kapten Laut (S) Kustanto didampingi beberapa anggota Departemen Logistik (Deplog) antara lain Kopda Ttb Yaspan Hadi Saputro dan Kopda Ttb Parmo. Masing-masing koki dari KRI Dewaruci menggunakan pakaian adat, menambah unik perlombaan. Diawali dengan technical meeting oleh panitia yang dihadiri Kadeplog, dilanjutkan dengan memasak, bahan-bahan masak dibelanjakan oleh panitia dan tiap koki-koki dari peserta opsail 2012 diberi kebebasan untuk memasak dengan bumbu apapun sesuai khas negaranya. Kali ini koki yang telah menyiapkan makanan 77 awak kapal selama hampir lima bulan pelayaran memasak tumis dan gule. Tumis yang dibuat dengan beberapa sayuran yang telah disediakan panitia diantaranya jamur, bayem, kacang buncis, jagung muda, ketimun kentang yang dicampur dengan kerang. Tak lupa membuat minuman dengan campuran gula merah, sirup rasa jeruk, santan, stroberry dan es batu serta diakhir menikmati makanan disajikan pencuci mulut yaitu agar-agar rasa coklat yang diberi santan.
Selama proses memasak koki dewaruci didampingi dari panitia sekaligus sebagai LO, Mike Ferell dan Mike mengakui kagum melihat ketangkasan koki dari Indonesia itu dalam meracik bumbu dan memasak. Ketika masakan sudah matang disajikan di geladak H (tengah) lalu datang tim penilai datang siap untuk mencicipi yaitu Sabra Young, Rai Riddle, Lorarine Aiton, Greg. Ketika ditanya prediksi kemenangan dalam lomba masak ini tim penilai tidak mau mengatakannya karena belum semua koki kapal peserta Opsail dinilainya dan akan diberitahukan lebih lanjut.
Selain dua kegiatan tersebut, Kadet AAL tingkat II yang tergabung dalam Kartika Jala Krida 2012 menampilkan Genderang suling Jala Gita Taruna mengelilingi Dermaga Town Point Park, Downtown, Norfolk, Amerika Serikat. Dan tak luput dari keramaian kapal latih milik TNI AL tersebut dipadati ribuan pengunjung yang ingin masuk dan melihat secara dekat kapal yang akan meninggalkan Norfolk pada tanggal 12 Juni mendatang.
 
posted @ Monday, June 11, 2012 1:27 PM by Dispenal Mabesal

SETELAH MENGIKUTI PARADE OF SAIL 2012 VIRGINIA KRI DEWARUCI SANDAR DI NORFOLK, AS


 
Tepat sembilan hari tinggalkan New York, kapal kebanggaan TNI AL dengan panjang 58,30 meter, lebar 9,50 meter kini telah tiba di Norfolk, Amerika Serikat. Diawali dengan Tall Ships Parade of Sail pada pukul 08.00, dalam iring-iringan ini KRI Dewaruci urutan kesebelas dari 24 kapal layar lainnya dan siang harinya sandar di Dermaga Town Point Park, Downtown Norfolk, Amerika Serikat (08/06/12).
Selama empat hari kedepan KRI Dewaruci akan mengikuti beberapa kegiatan diantaranya party town park, pertandingan sepakbola, lomba masak, cocktail party USCG Eagle, navy day, kirab kota, penampilan Marching Band Genderang Suling Gita Jala Taruna, penampilan tim kesenian, kunjungan ke navy base pennsylvania, melaksanakan cocktail party, open ships. Selain perwakilan kapal layar dari Indonesia yang dikomandani Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto itu beberapa kapal layar lainnya ikut memeriahkan acara diantaranya cisne branco dari Brazil, Cuauhtemox dari Mexico, Gloria dari Colombia, Guayas dari Ecuador, de elcano dari Spain dan beberapa kapal layar dari USA.
Selama peran parade kadet memainkan Marching BandGenderang Suling Gita Jala Taruna, beberapa awak kapal mengenakan pakaian adat dan kadet yang mengenakan Pakain Dinas Upacara (PDU) memamerkan keberanian dan kelincahannya menaiki ketiga tiang yang menjulang tinggi dengan parade rool.  Selepas acara penyambutan resmi, Atase Laut (Atal) Kolonel Laut (KH) Anwar Saadi beserta Ibu, beberapa perwakilan US Navy, Panitia Opsail 2012 Virginiamemasuki KRI Dewaruci disambut para perwira kapal dan ucapan selamat datang dari kadet dengan yel-yel. Tanpa mengenal lelah kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat II yang tergabung dalam Kartika Jala Krida (KJK) tahun 2012 sore harinya melaksanakan kirab kota dengan menampilkan beberapa atraksi dan kekompakannya melalui penampilan Marching Band Genderang Suling Gita Jala Taruna.
Kehadiran kapal latih TNI-ALyang dibuat pada tahun 1952 oleh HC Stulchen dan Sohn Hamburg, Jerman di Norfolk ini untuk mengikuti Operation Sail (Opsail)2012 Virginia dalam rangka 200 Tahun Perang Besar (200th Anniversarry of the War). Selanjutnya kapal akan meneruskan perjalanan menuju Baltimore, pada tanggal 12 Juni 2012 lalu ke Boston dan meninggalkan Amerika Serikat pada bulan depan menuju Canada.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut
 

Kamis, 31 Mei 2012

KRI Dewaruci di New York dalam Misi Operation Sail (Opsail) 2012


Kabut tebal dan udara dingin Samudera Atlantik yang mencapai 14° Celcius menyambut kedatangan kapal latih TNI AL KRI Dewaruci serta Kadet Akademi Angkatan Laut yang melaksanakan misi Kartika Jala Krida 2012. KRI Dewaruci lego jangkar di dermaga Sullivans, Staten Island, New York Amerika Serikat, Rabu (23/05/2012).  
KRI Dewa Ruci Saat tiba di New York
KRI Dewaruci juga akan mengikuti Operation Sail (Opsail) 2012 di Amerika Serikat dalam rangka 200 Tahun Perang Besar (200th Anniversary of the War). Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Untung Surapati menjelaskan, KRI Dewaruci juga mempromosikan kebudayaan Indonesia, destinasi wisata Indonesia, sebagai wujud kerjasama TNI AL dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemparekraf).
"Saat merapat di dermaga Sullivans, para awak kapal mengenakan pakaian adat nasional sedangkan para Kadet AAL mengalunkan Marching Band Genderang Suling (GS) Gita Jala Taruna, serta para Kadet lainnya melaksanakan parade roll dengan menaiki ketiga tiang-tiang tinggi layar KRI Dewaruci yaitu tiang Bima, Arjuna dan Yudistira," kata Untung Surapati menjelaskan.


Kedatangan KRI Dewaruci di dermaga tersebut memberikan daya tarik khusus kepada warga setempat dan kapal-kapal yang berlabuh di sekitar dermaga Sullivans, Staten Island, New York. Warga berbondong-bondong mendekat untuk melihat kapal latih TNI AL ini serta mengabadikan melalui kamera atau pun hand phonenya.
Turut hadir dalam acara penyambutan kedatangan KRI Dewaruci, diantaranya Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di New York Gafhur Akbar Darmaputra, Kepala Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konjen RI di New York Rina, Kepala Fungsi Protokol dan Konsuler Konjen RI di New York Abraham dan Atase Laut (Atal) untuk Amerika Serikat, Kolonel Laut (KH) Anwar Saadi.














Kru KRI Dewaruci di Times Square, New York


Satgas Keliling Dunia KRI Dewaruci Kunjungi Patung Liberty


New York,(29/5)
135 hari Satgas Keliling Dunia 2012 KRI Dewaruci dengan Komandan Letkol Laut (P)  Haris Bima Bayuseto meninggalkan tanah air,(28/5) dalam persinggahannya di kota New York USA melaksanakan kunjungan ke patung tertinggi di dunia  Liberty

Dalam kunjungan tersebut seluruh anggota KRI DWR mengikutinya mulai dari pangkat tertinggi/ Komandan kapal hingga Tamtama, kecuali yang sedang aktif jaga di kapal. Anggota yang kebetulan jaga pada hari ini telah diberikan kesempatan lebih awal satu hari sebelumnya untuk melihat dari dekat patung Liberty .Tentu saja kesempayan emas ini digunakan oleh seluruh prajurit DWR untuk menghilangkan kejenuhan yang telah terjadi selama pelayaran yang sudah memakan waktu 4,5 bulan.

Perjalanan dari kapal menuju patung Liberti memakan waktu satu jam dari dermaga Sulivans dimana KRI DWR bersandar menuju penyeberangan kapal fery, Setibanya di tempat kawasan wisata dunia/ patung liberty, sebuah antrian panjang yang terjadi meskipun bukan hari libur banyak pengunjung yang berdatangan untuk melihat dari  dekat keberadaan liberty.

Sebuah proses panjang untuk bisa masuk di lokasi, pengamanan yang begitu ketat di laksanakan oleh keamanan setempat tanpa terkecuali. Bisa dibayangkan Satgas KRI Dewaruci yang berkunjung ke sini meskipun berpakaian/ tenu Black Navy masih di periksa seluruh badan, bahkan Baju dan sepatu, ikat, ikat pinggang pun harus dilepas.  Seluruh atribut yang di kenakan di taruh di sebuah  kotak untuk dilaksanakan pemeriksaan  melalui  detektor , dan personilnyapun barun bisa jalan lewat pintu detektor pula.

Saat pemeriksaan pun tidak boleh dilakukan peliputan baik foto maupun vedio, kalau terjadi ada yang mengambil gambar tentu saja adapat peringatan keras, dan kalau ada foto langsung mereka menghapusnya. Ditempat pemeriksaan para prajurit KRI Dewaruci sangat mendapat perhatian dari pengunjung lainnya, kita selalu disapa dan di tanya darimana asal negara kita,  bahkan karena masyarakat kota New York sangat welcome dengan Angkatan Laut, kita selalu mendapat perhatian khusus  hingga tiba di patung liberty.

Setibanya di lokasi semua anggota terlebih dulu melaksanakan foto bersama,  diteruskan keliling mengitari Liberty. Komandan KRI Dewaruci  yang berada ditengah-tengah anggotanya  selalu berpose bersama, bahkan banyak dari pengunjung juga minta untuk berfoto bersama. (Dispenarmatim)